Sunday, October 23, 2016
Tips Merencanakan Waktu Bulan Madu
1. Waktu yang tepat untuk bulan madu adalah usai pesta pernikahan. Jadi sebelumnya Anda telah merancang pesta pernikahan dengan rencana bulan madu menjadi dalam satu paket rencana.
2. Rencanakan perjalanan bulan madu minimal satu bulan sebelum rencana keberangkatan
3. Jadualkan keberangkatan Anda sehari setelah hari pernikahan. Sehingga Anda masih punya waktu untuk beristirahat ataupun menelpon teman karib untuk menceritakan pengalaman di hari pernikahan. Dan tentu saja akan punya cukup waktu untuk memeriksa kembali koper Anda.
4. Pastikan waktu kedatangan Anda sesuai dengan waktu check in hotel.
5. Bulan madu sebaiknya dilakukan pada saat low season alias bukan di waktu liburan. Biasanya, waktu di luar liburan, banyak tawaran paket dan tiket pesawat yang lebih murah sehingga bisa memperkecil anggaran untuk bulan madu.
6. Atur jadwal pulang bulan madu tak berdekatan dengan jadwal Anda masuk kerja
Jika Anda berdua sama-sama pekerja, cobalah atur jadwal pulang bulan madu tak berdekatan dengan jadwal Anda masuk kerja. Siapa tahu Anda masih ingin lebih lama lagi berbulan madu maka keinginan itu masih bisa diwujudkan.
Mengapa Bisa Terjadi Badai Laut
Sebagai Negara tropis yang dikelilingi laut, potensi badai laut terjadi di Indonesia memang sangat besar. Besarnya volume penguapan air laut, secara perbedaan yang signifikan antara permukaan laut dan kedalaman laut memang membuat Indonesia memiliki risiko yang cukup besar. Selain itu, kelembaban udara yang cukup tinggi menambah faktor risiko yang ada.
Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan terjadinya badai tersebut? Proses kondensasi uap air laut diperkirakan menjadi salah satu penyebab terjadinya badai laut. Kondensasi adalah peristiwa mengembunnya uap air yang naik ke atmosfer akibat penguapan air laut. Uap air laut tersebut membawa udara lembab di sekitar atmosfer.
Proses kondensasi akan melepaskan energi panas. Energi panas tersebut akan menjadi mesin penggerak badai. Besar kecilnya badai yang ditimbulkan akan tergantung jumlah energi yang dilepaskan pada saat kondensasi.
Selain itu, potensi badai akan juga dipengaruhi oleh besarnya uap air yang dilepaskan ke atmosfer. Besarnya uap air yang lepas tersebut sangat dipengaruhi juga oleh besarnya tingkat penguapan yang tak lain adalah besar kecilnya temperatur udara yang ada di lautan. Besar kecilnya temperatur udara tersebut akan mempengaruhi jumlah uap air yang dilepaskan ke atmosfer.
Udara lembab lautan juga ditenggarai bisa menjadi pemicu terjadinya badai. Seperti telah dijelaskan di awal, adanya udara lembab akan mengakibatkan udara naik ke atmosfer. Selain itu, faktor-faktor penting cuaca seperti tekanan udara dan kecepatan gerak angin juga sangat mempengaruhi besar kecilnya badai yang terjadi. Kombinasi dari faktor-faktor penting tersebut akan mempengaruhi besar kecilnya badai laut yang terjadi.
Kenapa bisa ada Geledek
Petir terjadi akibat perpindahan muatan negatif menuju ke muatan positif. Menurut batasan fisika, petir adalah lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik berbeda. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi.
Petir adalah hasil pelepasan muatan listrik di awan. Energi dari pelepasan itu begitu besarnya sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas, dan bunyi yang sangat kuat yaitu geluduk, guntur, atau halilintar. Geluduk, guntur, atau halilintar ini dapat menghancurkan bangunan, membunuh manusia, dan memusnahkan pohon. Sedemikian raksasanya sampai-sampai ketika petir itu melesat, tubuh awan akan terang dibuatnya, sebagai akibat udara yang terbelah, sambarannya yang rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/detik itu juga akan menimbulkan bunyi yang menggelegar. Di lain kesempatan, ketika akumulasi muatan listrik dalam awan tersebut telah membesar dan stabil, lompatan listrik (eletric discharge) yang terjadi pun akan merambah massa bermedan listrik lainnya, dalam hal ini adalah Bumi. Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter.
Ciri-ciri Datangnya Petir:
Langit tiba-tiba menjadi gelap disertai angin datang begitu cepatnya dan awan yang menjulang tinggi menyerupai bunga kol berwarna keabuan-abuan, kemudian udara terasa pengap. Awan ini biasanya disebut dengan awan petir CB (Comulunimbus) Dalam musim penghujan seperti saat inilah awan-awan jenis ini banyak terbentuk. Penghubung yang "digemari", merujuk Hukum Faraday, tak lain adalah bangunan, pohon, atau tiang-tiang metal berujung lancip.
Proses Terjadinya:
Petir terjadi akibat perpindahan muatan negatif (elektron) menuju ke muatan positif (proton). Para ilmuwan menduga lompatan bunga api listriknya sendiri terjadi, ada beberapa tahapan yang biasanya dilalui. Pertama adalah pemampatan muatan listrik pada awan bersangkutan. Umumnya, akan menumpuk di bagian paling atas awan adalah listrik muatan negatif; di bagian tengah adalah listrik bermuatan positif; sementara di bagian dasar adalah muatan negatif yang berbaur dengan muatan positif. Pada bagian bawah inilah petir biasa berlontaran.
Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter.
Kenapa bisa ada Geledek
Petir terjadi akibat perpindahan muatan negatif menuju ke muatan positif. Menurut batasan fisika, petir adalah lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik berbeda. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi.
Petir adalah hasil pelepasan muatan listrik di awan. Energi dari pelepasan itu begitu besarnya sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas, dan bunyi yang sangat kuat yaitu geluduk, guntur, atau halilintar. Geluduk, guntur, atau halilintar ini dapat menghancurkan bangunan, membunuh manusia, dan memusnahkan pohon. Sedemikian raksasanya sampai-sampai ketika petir itu melesat, tubuh awan akan terang dibuatnya, sebagai akibat udara yang terbelah, sambarannya yang rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/detik itu juga akan menimbulkan bunyi yang menggelegar. Di lain kesempatan, ketika akumulasi muatan listrik dalam awan tersebut telah membesar dan stabil, lompatan listrik (eletric discharge) yang terjadi pun akan merambah massa bermedan listrik lainnya, dalam hal ini adalah Bumi. Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter.
Ciri-ciri Datangnya Petir:
Langit tiba-tiba menjadi gelap disertai angin datang begitu cepatnya dan awan yang menjulang tinggi menyerupai bunga kol berwarna keabuan-abuan, kemudian udara terasa pengap. Awan ini biasanya disebut dengan awan petir CB (Comulunimbus) Dalam musim penghujan seperti saat inilah awan-awan jenis ini banyak terbentuk. Penghubung yang "digemari", merujuk Hukum Faraday, tak lain adalah bangunan, pohon, atau tiang-tiang metal berujung lancip.
Proses Terjadinya:
Petir terjadi akibat perpindahan muatan negatif (elektron) menuju ke muatan positif (proton). Para ilmuwan menduga lompatan bunga api listriknya sendiri terjadi, ada beberapa tahapan yang biasanya dilalui. Pertama adalah pemampatan muatan listrik pada awan bersangkutan. Umumnya, akan menumpuk di bagian paling atas awan adalah listrik muatan negatif; di bagian tengah adalah listrik bermuatan positif; sementara di bagian dasar adalah muatan negatif yang berbaur dengan muatan positif. Pada bagian bawah inilah petir biasa berlontaran.
Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter.
Kenapa bisa ada Geledek
Petir terjadi akibat perpindahan muatan negatif menuju ke muatan positif. Menurut batasan fisika, petir adalah lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik berbeda. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi.
Petir adalah hasil pelepasan muatan listrik di awan. Energi dari pelepasan itu begitu besarnya sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas, dan bunyi yang sangat kuat yaitu geluduk, guntur, atau halilintar. Geluduk, guntur, atau halilintar ini dapat menghancurkan bangunan, membunuh manusia, dan memusnahkan pohon. Sedemikian raksasanya sampai-sampai ketika petir itu melesat, tubuh awan akan terang dibuatnya, sebagai akibat udara yang terbelah, sambarannya yang rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/detik itu juga akan menimbulkan bunyi yang menggelegar. Di lain kesempatan, ketika akumulasi muatan listrik dalam awan tersebut telah membesar dan stabil, lompatan listrik (eletric discharge) yang terjadi pun akan merambah massa bermedan listrik lainnya, dalam hal ini adalah Bumi. Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter.
Ciri-ciri Datangnya Petir:
Langit tiba-tiba menjadi gelap disertai angin datang begitu cepatnya dan awan yang menjulang tinggi menyerupai bunga kol berwarna keabuan-abuan, kemudian udara terasa pengap. Awan ini biasanya disebut dengan awan petir CB (Comulunimbus) Dalam musim penghujan seperti saat inilah awan-awan jenis ini banyak terbentuk. Penghubung yang "digemari", merujuk Hukum Faraday, tak lain adalah bangunan, pohon, atau tiang-tiang metal berujung lancip.
Proses Terjadinya:
Petir terjadi akibat perpindahan muatan negatif (elektron) menuju ke muatan positif (proton). Para ilmuwan menduga lompatan bunga api listriknya sendiri terjadi, ada beberapa tahapan yang biasanya dilalui. Pertama adalah pemampatan muatan listrik pada awan bersangkutan. Umumnya, akan menumpuk di bagian paling atas awan adalah listrik muatan negatif; di bagian tengah adalah listrik bermuatan positif; sementara di bagian dasar adalah muatan negatif yang berbaur dengan muatan positif. Pada bagian bawah inilah petir biasa berlontaran.
Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter.
Apa Sih Yang Di Timbang Itu
Pernahkah kamu berpikir, sebenarnya apa sih yang diukur oleh sebuah alat ukur berat/timbangan ?. Kalau mengukur panjang atau tinggi sebuah benda kamu kamu bisa menggunakan penggaris, yang artinya dimanapun benda itu berada, saat di dalam rumah, di dalam keretaapi, atau dimanapun, panjang benda itu tetap. Nah, sekarang bagaimana dengan mengukur berat sebuah benda? Apa sih yang sebenarnya diukur? Dan apakah hasil pengukuran itu akan berubah-ubah saat kamu mengukurnya di tempat lain?
Sebelumnya kamu harus bedakan dulu antara definisi massa dan berat, karena bisa jadi kamu pernah mendengar : Massa sebuah benda adalah 25 kg, atau Berat badan anak itu 100 kg, nah apa bedanya hayo??
Massa secara sederhana dapat diartikan sebagai banyaknya kandungan materi di dalam sebuah benda, misalnya kamu membawa tas yang isinya adalah buku, nah, banyaknya buku yang ada di dalam tas kamu itu bisa diartikan sebagai massa tas kamu (walau sebenarnya tas dan buku kamu itu terdiri dari materi-materi yang membentuknya). Selama kamu tidak menambah/mengurangi isi tas kamu, maka massa tas kamu adalah tetap. Begitu juga dengan massa benda, cenderung tetap.
Sementara Berat adalah Gaya yang muncul karena adanya gravitasi dan massa tadi (tentang gravitasi kamu bisa lihat artikel berikut (klik Kenapa selalu jatuh? ) Berat benda akan berubah-ubah tergantung gravitasinya, artinya seperti yang kamu baca pada artikel gravitasi, gaya gravitasi akan bergantung pada jarak dengan pusat gravitasi. Mudahnya, berat kamu jika ditimbang di bumi akan berbeda dengan berat kamu yang ditimbang di bulan misalnya, atau berat kamu di puncak gunung akan berbeda dengan berat kamu di tepi pantai.
Nah Kembali kepada persoalan Timbangan, Yang diukur oleh sebuah alat timbangan adalah besarnya gaya yang muncul karena sebuah benda ditarik oleh gravitasi.
Coba deh, amati semua benda yang mau ditimbang selalu dalam posisi digantung atau diletakkan pada wadah yang kemudian jatuh mengikuti gravitasi bumi.
Apapun jenis timbangannya, mulai dari neraca pegas, timbangan badan, dacin, timbangan bayi, beras, hingga timbangan elektronik, prinsip kerjanya adalah mengukur jatuh nya benda yang mau di ukur.
Sudah paham? Sekarang apa yang terjadi saat kamu mengukur berat badan kamu di dalam lift yang bergerak ke atas atau ke bawah? Coba ceritakan deh
Kenapa Bisa Kembar
Kamu mungkin punya teman yang memiliki saudara amat mirip, atau mungkin kamu saling mirip dengan saudara kamu sendiri. Kembar, begitulah kita menyebutnya. Mengapa bisa terjadi kembar? Bukankah ibu kamu dan kebanyakan wanita melahirkan hanya satu bayi? Apa penyebab terjadinya kembar?
Proses terjadinya bayi dimulai dengan pertemuan hanya dua buah sel masing-masing milik wanita dan pria (ibu dan ayah kamu). Sel tersebut bertemu dalam proses yang disebut proses pembuahan dan mulai berkembang dalam rahim wanita selama 9 bulan dan akhirnya lahir sebagai bayi.
Oleh karena sebab yang khusus, proses pembuahan dapat terjadi pada dua buah atau bahkan lebih sel milik wanita dalam satu rahim, sehinga dalam satu rahim dapat berkembang dua atau lebih bayi. Kamu pernah dengar ada kembar lima khan? Ini disebut dengan kembar fraternal (dizygotic). Kembar ini tidak terlalu mirip satu sama lain, dan bisa juga berbeda kelamin (kembar pria dan wanita)
Atau sebab lain kembar yang terjadi karena satu sel milik wanita bertemu dengan dua buah sel milik pria, sehingga terjadi kembar identik yang berjenis kelamin sama, rupa yang sama, gen yang sama. Disebut juga dengan kembar identik (monozygotic). Kembar identik ini juga bisa berpotensi berkembang menjadi penyebab kembar SIAM, yaitu kembar yang menempel satu sama lainnya, satu tubuh berkepala dua, perut menyatu, karena masing-masing sel tidak membelah dengan sempurna.
Ada juga kembar yang bisa terjadi karena proses disengaja, secara medis dokter bisa memberi hormon tertentu kepada orang tua calon bayi, agar diperoleh kemungkinan terjadi proses pembuahan yang menjadi penyebab kembar.
Untuk mengetahui apakah seseorang sedang hamil bayi kembar atau tidak yaitu dengan cara melakukan pemeriksaan rutin ke dokter, biasanya cara yang paling akurat dan aman adalah dengan menggunakan USG (Ultrasonografi).
Proses terjadinya bayi dimulai dengan pertemuan hanya dua buah sel masing-masing milik wanita dan pria (ibu dan ayah kamu). Sel tersebut bertemu dalam proses yang disebut proses pembuahan dan mulai berkembang dalam rahim wanita selama 9 bulan dan akhirnya lahir sebagai bayi.
Oleh karena sebab yang khusus, proses pembuahan dapat terjadi pada dua buah atau bahkan lebih sel milik wanita dalam satu rahim, sehinga dalam satu rahim dapat berkembang dua atau lebih bayi. Kamu pernah dengar ada kembar lima khan? Ini disebut dengan kembar fraternal (dizygotic). Kembar ini tidak terlalu mirip satu sama lain, dan bisa juga berbeda kelamin (kembar pria dan wanita)
Atau sebab lain kembar yang terjadi karena satu sel milik wanita bertemu dengan dua buah sel milik pria, sehingga terjadi kembar identik yang berjenis kelamin sama, rupa yang sama, gen yang sama. Disebut juga dengan kembar identik (monozygotic). Kembar identik ini juga bisa berpotensi berkembang menjadi penyebab kembar SIAM, yaitu kembar yang menempel satu sama lainnya, satu tubuh berkepala dua, perut menyatu, karena masing-masing sel tidak membelah dengan sempurna.
Ada juga kembar yang bisa terjadi karena proses disengaja, secara medis dokter bisa memberi hormon tertentu kepada orang tua calon bayi, agar diperoleh kemungkinan terjadi proses pembuahan yang menjadi penyebab kembar.
Untuk mengetahui apakah seseorang sedang hamil bayi kembar atau tidak yaitu dengan cara melakukan pemeriksaan rutin ke dokter, biasanya cara yang paling akurat dan aman adalah dengan menggunakan USG (Ultrasonografi).
Subscribe to:
Posts (Atom)

